Smartphone Modul dari Google buatan autotrade gold

Smartphone Modul dari Google buatan autotrade gold – Ketika Google menjual Motorola yang sedang kesuli tan keuangan kepada Lenovo, pada awal 2014 lalu, mereka harus menerima kerugian sebesar 10 mi lyar Dollar AS. Banyak yang bertanya dari strategi bisnis tersebut. Meskipun demikian, Google tak hanya mempertahankan ribuan paten, melainkan juga pusat penelitian Motorola “Advanced Technology and Projects“ (ATAP).

Divisi ini sudah lama mengerjakan sebuah konsep yang benar-benar revolusioner, yaitu sebuah Modular Smartphone dengan sebuah kode nama, “Project Ara“. Kalau rencana Google berjalan, kerugian yang mencapai milyaran Dollar AS tersebut dapat berubah menjadi sebaliknya, dan bakal membuat pusing kompetitornya, seperti Apple dan Samsung. Prinsipnya sederhana, namun jenius. Modul Ara Phone dapat dipasang sendiri oleh pengguna. Masing-masing komponen merupakan modul yang dapat diganti. Layar, baterai, kamera, GPS, speaker, CPU, dan GPU.

Memang saat ini pembeli Smartphone tak memiliki banyak pilihan. Berbeda dengan Ara, semua modul Smartphone benar-benar dapat dipilih sendiri, seperti era kejayaan PC. Menurut Google, untuk jangka panjang nantinya akan tersedia sebuah App. Dengan App tersebut pengguna dapat merakit, mendesain, dan bahkan memesan Ara phone. Perangkat merupakan slot modul mini. Lantaran modul dapat dibeli terpisah, masa pakai Smartphone bertambah menjadi 5 sampai 6 tahun.

Bila baterainya tak lagi berfungsi dengan baik, cukup menggantinya dengan modul baterai baru. Bila kualitas kamera Full-HD tak lagi memuaskan, cukup menggantinya dengan sebuah modul 4K. Presentasi Prototipe Di Backroom Komponen utama sebuah Ara-Phone adalah sebuah Barebone (“Endo“) yang terbuat dari aluminium. Nantinya komponen ini ditawarkan dalam beberapa ukuran.

Prototipe Ara sedikit lebih besar dibandingkan iPhone 5. Di bagian depan dapat dipasang dengan sebuah layar, sedangkan belakang Smartphone dapat dipasang sampai 12 modul. Saat ini, modul tersedia dalam 3 ukuran berbeda. Kecuali layar dan slim front modul, paling kecil berukuran 20 x 20 mm dan dapat dilengkapi dengan sebuah USBPort. Selain itu, terdapat modul dengan ukuran 20 x 40 mm (misalnya Digicam, WLAN) dan berukuran 40 x 40 mm (misalnya CPU & mainboard, baterai).

Sumber : https://teknorus.com/

This entry was posted in Teknologi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *