Mengatasi Cybermobbing ala FIN888 Bag2

Mengatasi Cybermobbing ala FIN888 – Akibatnya, orang tersebut mungkin tak diterima bekerja diperushaan tersebut. Salah satu cara untuk meminimalkan potensi risiko cybermobbing, adalah dengan mencegah klaim-klaim palsu. Pada bulan Mei seorang hakim di Luxemburg memutuskan bahwa perlindungan hak-hak pribadi dan terkait kebebasan informasi berlaku terhadap Google dan mesin pencari lainnya.

Ketika mencari nama seseorang, menurut putusan hakim tersebut, banyak link yang harus dihapus. Pasalnya, informasi yang muncul justru malah bisas mengaburkan pribadi seseorang. Alasan pengadilan tersebut, mesin pencari seperti Google membuat informasi menjadi lebih mudah diakses di Internet. Dalam sebuah kasus di Spanyol, seseorang menggugat mesin pencari Google karena namanya muncul dalam hasil pencarian yang mengarah ke sebuah artikel koran terkait eksekusi rumah. Ia pun akhirnya memenangkan gugatan tersebut.

Lebih dari 300.000 link harus dihapus Agar Google mau menghapus link yang tak disukai dari hasil pencarian, pihak yang merasa dirugikan harus mengajukan permintaan kepada mesin pencari tersebut. Sejak Juni 2014 lalu, Google telah menawarkan sebuah formulir online. Antuisiasme pengguna yang ingin data-data pribadinya dihapus memang cukup besar. Sampai pertengahan Juli Google telah menerima sekitar 91.000 permintaan dari seluruh kawasan Eropa. Jumlah yang harus dihapus seluruhnya mencapai 328.000 link.

Menurut Google, sekitar setengah dari permintaan tersebut telah dikabulkan. Untuk sekitar 15 persen diantaranya, Google menambahkan informasi tambahan mengenai pengguna tersebut. Namun, sekitar sepertiga dari permintaan tersebut tak dapat dipenuhi. Alasannya, Google melihat informasi tersebut sebagai hal yang umum. Namun, walaupun link sudah tak lagi muncul pada mesin pencari Google, bukan berarti informasinya sudah menghilang dari Internet. Mesin pencari hanya menghapus referensinya dari hasil pencarian, sedangkan informasinya sendiri masih tersim pan pada website yang menawarkan data tersebut.

Selain itu, masih terdapat keterbatasan lain. Kewajiban untuk menghapus link sampai saat ini hanya berlaku di kawasan Eropa. Jadi, link yang tak ditampilkan dalam hasil pencarian google.de, bisa saja muncul melalui google.com. Pesan bahwa link telah dihapus dari Google bukan berarti link invalid. Kami tak ingin gegabah ketika terdapat permintaan untuk menghapus link, jelas Klaas Flechsig dari Google. Karenanya, pesan selalu ditampilkan ketika sistem mendeteksi terdapat penelusuran orang, kecuali untuk orang-orang terkenal.

Sumber : https://net89.net/

This entry was posted in Teknologi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *