Pendidikan untuk Program Keluarga

Sperma Urung Menjelajahi Miss V. Usai berhubungan intim, tak jarang terjadi, sperma keluar lagi dari Miss V. Benarkah dapat menggagalkan terjadinya kehamilan? Bagi Mama Papa yang ingin segera mendapatkan momongan, sperma yang keluar lagi dari Miss V seusai berhubungan intim, tentulah sangat mencemaskan. Betapa tidak? Bukankah kehamilan hanya bisa terjadi apabila sel sperma berhasil membuahi sel telur?

Baca juga : Kerja di Jerman

Nah, kalau sperma keluar lagi tentu tak bisa bertemu dengan sel telur sehingga kehamilan pun tak terjadi. Tentu wajar saja kekhawatiran tersebut, tetapi sebaiknya Mama Papa tidak terlalu mencemaskan hal itu. Pasalnya, sperma yang keluar lagi dari Miss V seusai hubungan intim adalah normal dan hampir selalu terjadi setiap kali Mama Papa usai berintim-intim. Begini penjelasannya. Sperma atau air mani, beberapa menit setelah ditumpahkan, enzim di dalamnya akan bekerja yang membuat sperma tersebut menjadi sedikit lebih encer.

Itu sebab, terkadang ada sperma yang keluar kembali dari dalam vagina. Terutama bila Mama langsung berdiri setelah berhubungan intim, sperma akan keluar lagi karena adanya tarikan gravitasi bumi. Bisa juga, sperma yang keluar itu adalah sperma yang kualitasnya tidak bagus. Misalnya, ketika Mama sedang masa subur, sperma yang masuk akan berkontak dengan cairan serviks (mulut rahim). Nah, cairan ini seolah melakukan filter atau menyaring sel sperma yang bagus yang dapat melewatinya dan masuk ke rahim, sementara sel sperma yang kurang bagus kualitasnya akan tertinggal di vagina.

Dengan bantuan kontraksi otot-otot vagina ditambah gravitasi bumi, kemungkinan sperma keluar lagi sangat besar terjadi. MINIMALISIR KELUARNYA SPERMA Meski normal-normal saja, tetapi kalau Mama Papa mau meminimalkan keluarnya sperma kembali dari vagina, bisa saja. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan: – usai berhubungan intim, mama tidak langsung bangun, tetapi tidur telentang dengan mengganjal bagian bokong menggunakan bantal. Posisi ini membuat sperma tidak meluncur keluar, karena posisi mulut vagina lebih tinggi sehingga sperma akan masuk ke rahim.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

This entry was posted in Parenting. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *