Terbelah Pena Di Teluk Benoa Bag3

”Jangan dibawa-bawa.” Menurut Oktaviansyah, semula dia dan Gendo dalam satu gerbong menolak rencana reklamasi. Ini, misalnya, tergambar dalam pertemuan hampir lima jam di rumah Oktaviansyah di Jalan Gatot Subroto, Denpasar, pada 22-23 September 2014. Mereka saat itu membahas kekuatan gerakan menolak reklamasi Teluk Benoa. Dalam pertemuan itu, keduanya sepakat berbagi peran. Gendo menyuarakan penolakan dari luar lewat Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi. Sedangkan Oktaviansyah masuk menjadi bagian di tim sosialisasi reklamasi PT Tirta Wahana. ”Saya berperan mengawal kalaupun reklamasi akhirnya berjalan supaya tetap memberikan manfaat buat rakyat Bali,” katanya. Hubungan mereka memburuk seusai pertemuan berikutnya yang berlangsung persis seusai acara.

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *