Tip Aman Dan Nyaman Selama Babymoon Bag2

Sebisa mungkin jauhi posisi bangku dari dashboard atau kemudi untuk menghindari perut tertekan saat terjadi pengereman mendadak. – Hindari aktivitas yang melelahkan atau membahayakan kondisi kehamilan, seperti: berjalan jauh, berjalan mendaki atau menurun, menaiki atraksi tertentu. Isi babymoon dengan kegiatan yang membuat relaks layaknya honeymoon. Seharian menikmati kamar resort yang nyaman serta pemandangan sekitar bisa menjadi pilihan.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Sebab, bukan tak mungkin saat buah hati lahir, tidur Mama jadi mudah terganggu karena bayi bisa menangis beberapa kali dalam semalam. – Sebentar atau selama apa pun perjalanan, beranjak dan berjalan santai setelah satu jam duduk di kursi akan menjaga peredaran darah tetap lancar. Hindari duduk dengan cara menyilangkan kaki atau dengan posisi kaki menggantung. Bila memungkinkan, gunakan tas untuk menopang kaki.

 

Ini akan menghindari terjadinya pembengkakan pembuluh darah ataupun kram. – “Gunakan pakaian yang nyaman, tidak terlalu ketat, agar pergerakan menjadi lebih leluasa. Gunakan pula alas kaki dengan alas datar untuk menghindari risiko ibu terjatuh. Utamakan memilih tempat liburan, moda transportasi, maupun pakaian yang paling aman dan nyaman,” tutup dr. Mery.

Vaksin Dari Virus Yang Mati

Imunisasi yang dilakukan saat mempersiapkan kehamilan dan selama hamil adalah tindakan pencegahan untuk meningkatkan kekebalan tubuh mamil terhadp infeksi parasit, bakteri, dan virus. Akan tetapi, dokter tidak merekomendasikan pemberian vaksin dari virus yang hidup pada mamil. Alasannya, selama hamil, daya tahan tubuh Mama biasanya sedikit menurun, sehingga pemberian vaksin hidup dikhawatirkan dapat menyebabkan infeksi dan membahayakan janin.

Jadi, mamil boleh mendapatkan imunisasi jika vaksinnya mengandung virus mati atau tidak aktif. Pemberian vaksinasi tertentu yang Mama butuhkan juga bisa ditentukan oleh faktor-faktor, seperti usia, gaya hidup, kondisi medis yang mungkin Mama miliki, seperti asma atau diabetes, vaksin sebelumnya, serta jenis dan lokasi perjalanan (bila akan bepergian). Pastikan Mama berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau petugas kesehatan sebelum melakukan imunisasi, ya, Ma.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

This entry was posted in Parenting. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *