Setelah N219 Terbang Tinggi Bag5

Lapan, Thomas menyebutkan, mendapat amanat dari undang-undang untuk mengembangkan teknologi dan industri penerbangan. Seperti pada N219, Lapan akan mendanai riset dan pengembangan N245 sampai tahap sertifkasi. ”Anggarannya belum ditetapkan. Yang pasti di atas Rp 1 triliun,” ujarnya. Anggaran N219 saja, menurut Thomas, Rp 800-900 miliar sampai mendapatkan Sertifkat Tipe A.

Arie menaksir biaya pengembangan N245 hingga mengantongi sertifkasi itu mencapai Rp 2,9 triliun. ”Untuk bikin tiga prototipe dan sertifkasi,” tuturnya. Lapan pun mengikutsertakan para insinyurnya di Pusat Teknologi Penerbangan. Di N219 ada 30 insinyur yang terlibat, sedangkan N245 akan bertambah menjadi 50 insinyur. Lapan juga menyediakan fasilitas miliknya, seperti terowongan angin dan drop test.

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *