Doktor Karbitan Kampus Guru Bag13

”Kalau kelas jarak jauh itu kami yang menyelenggarakan lalu kuliah di sana. Ini mereka yang menggelarnya,” katanya. Djaali mengakui program kerja sama tersebut tak berizin. Tapi dia berkilah bahwa kerja sama itu merupakan kesepakatan dengan kampus-kampus di daerah. ”Kami sepakat harus dilakukan. Ini kan untuk bangsa dan negara,” ujarnya. Tak kompak dengan Djaali, separuh rektor dan wakil rektor di 12 kampus kerja sama yang dimintai tanggapan menegaskan bahwa penyelenggara program doktoral kerja sama itu adalah UNJ.

Salah satu buktinya adalah pembayaran uang kuliah yang disetor ke rekening UNJ yang salinannya diperoleh Tempo. Soal ini, Djaali beralasan hanya sumbangan pembinaan pendidikan yang dibayarkan ke UNJ, sedangkan dana pengembangan pendidikan disetor ke kampus di daerah.

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *