Belum Genap Setahun, Jalani Dua Operasi Bag3

Di usia 8 minggu dengan BB lebih dari 10 pon dan kondisinya sehat, akhirnya Bama bisa menjalani operasi labioplasty, prosedur ini mengikuti The Rules of 10. Syukurlah, operasi berjalan sesuai rencana dan sukses. Sukses operasi tahapan pertama, masih ada beberapa operasi lanjutan. Setelah Bama 10 bulan, sebetulnya boleh dioperasi untuk langit-langitnya, tetapi karena kesibukan kami dan kondisi Bama saat itu sedang sakit, operasi pun tertunda.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

Saat itu, entah mengapa, Bama sakit-sakitan hingga harus bolak balik ke dokter THT karena infeksi telinga. Bama pun disarankan untuk segera operasi palatoplasty. Saat siap-siap untuk operasi kedua, tiba-tiba diinformasikan operasinya dimajukan satu hari lebih cepat. Karuan saja saya kalang kabut. Untungnya semua bisa berjalan lancar. Oh ya, saat itu Bama dioperasi satu minggu sebelum ulang tahun pertamanya. Yang miris, operasi kedua perlu waktu lebih lama, sehingga rawat inapnya pun lebih lama. Penyembuhan pascaoperasi juga lebih lama karena Bama harus diet cairan dan stop ngedot. Bisa dibayangkan dong, betapa bayi-bayi CBL ini sudah dilatih untuk sabar sedari kecil.

OPERASI KEDUA HARUS DIULANG Satu bulan setelah operasi kedua, kami membawa Bama kontrol ke dokter bedah plastik. Sebelum kontrol, list pertanyaan sudah saya siapkan, karena ada beberapa hal yang membuat saya khawatir. Salah satunya, masih ada makanan yang bisa keluar dari hidungnya. Setelah mendapat jawaban dari dokter mengenai semua pertanyaan saya, saya langsung lemas sekali. Dokter memberi tahu, jahitan operasinya lepas! Jadi, kembali terbentuk celah meskipun sebesar jari, itulah sumber pemasalahan dari sekian banyak hal yang saya tanyakan kepada dokter.

Membayangkan palatoplasty untuk kedua kalinya, duh, rasa nya sedih banget! Apalagi melihat kondisi Bama pascapalatoplasty, air mata ini tak kuasa ditahan lagi. Lalu, operasi harus dulang, waduuuhhh… entah bagaimana kesiapan mental saya. Sekarang kami sedang menunggu tibanya hari H untuk operasi palatoplasty yang kedua. Selanjutnya… terapi wicara, operasi untuk koreksi penyempurnaan bentuk bibir, perawatan gigiā€¦ saya harus kuat, tegar, supaya Bama pun bisa sabar, kuat, dan tegar. Mohon bantuan doanya, ya, supaya operasi kedua ini juga sukses. Amin.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

This entry was posted in Parenting. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *