Laptop Asus yang Lancar untuk Main Judi Via Pulsa

Laptop Asus yang Lancar untuk Main Judi Via Pulsa – Bertempat di Hotel JW Marriot Bangkok, pada hari ini tanggal 23 Juli 2015, ASUS mengundang perwakilan-perwakilan media IT dari regional APAC untuk mengikuti Technical Seminar yang diselenggarakan oleh ASUS. Pada kesempatan kali ini, ASUS mengulas beberapa teknologi terbarunyadi bidang komponen PC terutama VGA dan Motherboard. Hanya saja, dikarenakan untuk motherboard masih dalam NDA (Non Disclosure Agreement), sehingga CHIP belum dapat mengulasnya, baik secara detail maupun secara eksplisit. CHIP akan mengulasnya lebih detail pada awal minggu bulan Agustus depan ketika waktu NDA telah selesai. ASUS mempunyai lini VGA yang lengkap di kelas low-end hingga high-end. Untuk seri mid-end hingga high-end terdapat beberapa seri yang berbeda. Seperti, seri STRIX yang di desain untuk hardcore gamer, serta seri RoG (Republic of Gamers) yang di desain untuk overclocker. Untuk penamaan kali ini, seri RoG masih mengusung nama gamer, sedangkan telah ada seri STRIX sebagai lini utama di jajaran produk untuk lini. Mungkin dikarenakan nama RoG sendiri telah akrab di telinga pecinta ASUS sejak tahun 2006 sehingga ASUS pun enggan untuk merubah trademark tersebut. Terdapat beberapa upgrade di sektor komponen maupun software di VGA ASUS yang diperkenalkan pada kali ini. Diantaranya adalah Direct CU III yang merupakan pengembangan dari teknologi sebelumnya. Pendingin yang menjadi ciri khas dari seri RoG beberapa waktu lalu ini meng-upgrade beberapa komponen vital di dalamnya, seperti Triple Wingblade 0db fan. Fan ini menggunakan sirip pada bagian pinggir yang berfungsi memaksimalkan airflow sehingga tidak banyak angin yang terbuang. Teknologi tersebut terinspirasi oleh sirip pada ujung sayap yang digunakan oleh pesawat tempur milik Amerika, yaitu A-10 Attack Jet. Selain menggunakan sirip, blade dari fan ini di desain lebih lebar dibandingkan standar namun mengurangi jarak antar blade sehingga air flow makin meningkat.

Untuk heatpipe, ASUS menggunakan 5 buah heatpipe dengan konfigurasi tiga buah heatpipe utama dengan ukuran 10mm atau 80mm yang bertuugas untuk membuang 70 persen panas serta 2 buah heatpipe berukuran 6mm yang bertugas membuang 30 persen panas sisanya. Backplate pada VGA seri RoG maupun Strix memang lazim memakai sebuah backplate. Kali ini ASUS tidak hanya menggunakan backplate seperti pada generasi Direct CU II dan sebelumnya, namun ASUS menambahkan sebuah GPU Fortifier yang mencegah terjadinya PCB yang bengkok. PCB bengkok lazimnya ditemui pada kasus overheating di bagian GPU. Menurut pihak ASUS, backplate pada VGA hanya membantu menjaga supaya PCB tidak melengkung namun tidak banyak membantu terhadap pembuangan panas. Selain dari faktor pendukung, komponen di dalam PCB juga menjadi bagian yang di upgrade oleh ASUS dengan penggunaan komponen Super Alloy Power II. Dengan menggunakan komponen Mosfet Super Alloy Power II, power loss yang sering terjadi dapat di reduksi dengan signifikan. Selain berimbas pada kenaikan performa, suhu VGA pun akan turun dikarenakaan tingkat efisiensi nya mencapai 90.92 persen atau sekitar 10 persen lebih efisien dibandingkan mosfet konfensional pada umumnya. Enginer di ASUS sadar, bahwa fluktuasi di VGA lebih besar dibandingkan CPU. Hal itu dikarenakan oleh tiga hal, yaitu mechanical vibration yang disebabkan oleh pergerakan oleh gaya magnetis didalam partikel yang mengandung muatan listrik. Sebab kedua adalah Cavity Resonance dimana timbul noise pada osilasi elektromagnetik atau mekanis dan sebab ketiga adalah Magnetostriction dimana terjadi fenomena partikel ferromagnetic melebar dan berubah bentuk ketika dilewati arus listrik. Solusi dari ASUS adalah penggunaan fine alloy particle yang berukuran 6.5um.

ukuran tersebut jauh lebih kecil dibandingkan alloy particle yang digunakan oleh choke konvensional dengan ukuran 45um. Semua proses pengerjaan komponen di yang tertanam di PCB dilakukan tanpa bantuan tangan manusia. Seluruh proses tersebut hingga proses quality control dilakukan oleh robot demi menjaga kualitas serta tingkat kepresisian komponen. Selain terjadi upgrade secara masif di sektor hardware VGA, sektor software juga mendapatkan beberapa upgrade yang menurut kami sangat membantu para gamer dan overclocker dengan hadirnya beberapa feature seperti Gaming Booster. Feature tersebut memungkinkan gamer atau overclocker mendapatkan performa maksimal dengan me non-aktifkan beberapa windows service serta merubah tampilan windows. Selain itu juga memory di defragmentasi sehingga ruang didalam memory lebih lega untuk menjalankan aplikasi game ataupun benchmark yang memakan resource. Imbasnya, game ataupun benchmark dapat berjalan lebih lancar. Mungkin ini bukanlah hal baru, mengingat banyak software third party menawarkan hal serupa, namun bedanya ASUS memberikan software tersebut cumacuma dalam bundle penjualannya. Feature lainnya adalah GPU Tweak yang dapat di rubah in game sehingga pengguna tidak perlu log out dari game ataupun meminimize tampilan game nya. ASUS pun menyediakan tampilan informasi overlay in game sehingga pengguna dapat memonitor kondisi VGA nya.

This entry was posted in Teknologi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *